Cara cara Dasar Merawat Ikan Mas Koki: Pertama kali akan memelihara ikan mas koki, sebaiknya air yang telah dimasukkan dalam aquarium diendapkan terlebih dahulu. Terutama kalo pakai air PDAM (mengandung kaporit), tampung air dalam wadah, dan biarkan sehari semalam atau bisa juga di jemur maka kaporitnya akan hilang. Denganasumsi bahwa aquarists pemula sering mengalami kesulitan memilih filter akuarium yang tepat, kami menyajikan filter paling populer untuk akuarium kecil dan besar. Filter internal Filter internal termasuk yang paling sederhana. Mereka harus ditempatkan di dalam akuarium dan menempel pada kaca dengan cangkir hisap atau kait khusus. Air Jikaini dilakukan untuk akuarium baru maka harus dilakukan perlahan. Kemudian pastikan Anda juga memasukkan starter bakteri baik yang bisa membantu produksi bakteri baik pemakan kotoran dan lumut. Dengan begitu air akan menjadi sangat sehat dan tingkat amoniak turun. 4. Gunakan filter berkualitas dan tepat. Tidakhanya bagi penghuninya yang akan tertarik untuk mendekati kolam ikan koi tersebut. Adanya kolam ikan koi juga bisa mengundang makhluk hidup yang lainnya seperti bunga-bunga dan kupu-kupu yang bisa berputar-putar di sisi kolam ikan koi. Secara tidak langsung kamu bisa menciptakan suatu ruang yang alami di rumahmu dari kolam ikan koi ini. Berlumutserta keruhnya air akuarium itu, sebab suhu air akuarium naik jadi hangat. Air yang hangat mempermudah ganggang hijau berkembangbiak secara cepat. Untuk menghindarinya, semestinya akuarium di taruh dalam tempat atau ruang yang jelas, tapi tidak disorot matahari lebih lama dari 1-2 jam, saat pagi hari (sampai jam 9) dengan cara langsung. LampuRiting Nyala Terus atau biasanya cuman kedip satu, satunya diambil tidak berkedip Apa Penyebabnya? Yuk langsung simak saja Video ini guys.Jangan lupa l Filterakuarium ikan jalan terus tanpa listrik. Pipa input sama output ukuranya sama apa beda? Posted on 1 Mei 2014 22.42 Digitals News Said, itu aquariumnya juga harus rapat. apa ikannya bisa hidup? Posted on 11 Desember 2015 01.37 Biasanyaikan yg terbiasa hidup liar harus diadaptasikan perlahan sebelum siap ditaruh di akuarium. 15,3 rb tayangan · Lihat dukungan naik · 9 6. D.Agustin Setiawan. Bekerja di Bekerja Freelance · 2thn. Terkait. (walaupun pake filter). Saya membersihkan aquarium saya kira2 10 hari sekali. Apakah ada akuarium berbentuk unik, dan di JAKARTA Memberi makan berlebihan adalah kesalahan paling umum yang dilakukan pemilik ikan baru. Pemberian pakan yang berlebih akan menyumbat filter dan dapat terurai menjadi racun yang berbahaya bagi ikan. Dilansir dari The Spruce Pets, Selasa (29/12/2020), di habitatnya, ikan akan makan apapun ketika mereka lapar.. Jika sumber Terjemahandalam konteks "BE ABLE TO SETTLE" dalam bahasa inggeris - bahasa malay. SINI banyak contoh ayat diterjemahkan mengandungi "BE ABLE TO SETTLE" - bahasa inggeris-bahasa malay Terjemahan dan enjin carian untuk terjemahan bahasa inggeris. ZYmy1k. Dalam akuarium berukuran normal, Anda dapat meninggalkan lampu akuarium menyala sampai 8 atau 10 jam. Lebih dari itu, cahaya lampu akan membahayakan ikan. Selain itu, lampu membuat air menjadi panas dan tidak dapat ditinggali oleh Agu 2012 Apakah lampu akuarium harus selalu hidup? Jangan menyalakan lampu selama 24 jam penuh pada akuarium. Penerangan disarankan hanya dilakukan selama 8-10 jam saja setiap hari. Jika ada tanaman dalam akuarium, penerangan mungkin bisa diperpanjang menjadi 12 jam sehari agar tanaman air tersebut bisa Jul 2012 Berapa lama pemakaian lampu UV di aquarium? Lampu UV sebaiknya digunakan selama 2 jam sehari, dan dapat ditingkatkan intensitas waktunya apabila kualitas air Jul 2022 Kapan waktu mematikan lampu aquascape? Durasi penyinaran dan kadar sinar Agar penampilannya optimal, durasi penyinaran maksimum 12 jam per hari dan minimum 5 jam per hari yang dibagi ke dalam dua waktu penyinaran. 6 jam pertama lampu dinyalakan, 3 jam berikutnya lampu dimatikan, dan 6 jam berikutnya lampu dinyalakan Jul 2013 Apa fungsi lampu aquarium? Fungsi lampu aquarium Selain untuk hewan, penerangan ini juga membantu proses fotosintesis pada tanaman air yang mana berfungsi sebagai Apr 2021 Kenapa aquarium dikasih lampu? LPerlu diingat bahwa lampu bisa membuat air di dalam akuarium menjadi hangat bahkan panas, lo. Nah, air yang panas karena lampu tersebut akan berevaporasi sehingga membuat air dalam akuarium jadi cepat berkurang, Feb 2020 Apakah ikan guppy harus pakai lampu? Guppy membutuhkan kegelapan untuk bisa beristirahat. Jika lampu selalu menyala, pada akhirnya ini akan membuat ikan mati. Guppy membutuhkan setidaknya 6-8 jam tidur sehari. Tapi ini bukan berarti Anda boleh menyalakan lampu 16-18 jam sehari. Cara Mudah Memahami Fungsi dan Peran Filter Aquarium Hai koi lovers dimanapun teman teman berada, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi informasi dan cara membuat filter untuk aquarium akuarium. Sebelum masuk jauh melangkah, saya ulas dulu pengantar tentang Filter, apa itu pengertian filter, apa fungsi dan peran filter, apa saja jenis filter? Yuk kita simak bersama penjelasan berikut ini. Pengertian Filter Filter aquarium adalah suatu alat yang dibuat dan difungsikan untuk mengubah kotoran ikan menjadi amoniak, kemudian amoniak diubah menjadi nitrit, terus mengubah nitrit menjadi nitrat, yang pada akhir nya akan menjaga air aquarium tetap bersih baik dari kotoran padat maupun kotoran yang terlarut. Dari pengertian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa filter aquarium memiliki fungsi dan peran yang sangat penting. Fungsi dan Peran Filter bagi Aquarium Tentunya tidak sembarangan kita melakukan eksperimen atau percobaan untuk membuat filter filteran untuk dipasang di aquarium. Kalau kita tidak mau ikan kesayangan kita tewas mengenaskan, kita harus mengetahui fungsi dan peran dari filter yang ada di aquarium. Fungsi dan peran dari filter yang di letakkan di dalam aquarium adalah sebagai berikut Mengubah kotoran ikan menjadi amoniak, kemudian amoniak diubah menjadi nitrit, terus mengubah nitrit menjadi nitrat langsung dilakukan di dalam aquarium Menjaga air tetap bersih dan jernih dari kotoran yang padat maupun kotoran yang terlarut Mengurangi intensitas seringnya mengganti air Menjaga kaca aquarium untuk tidak cepat berkerak dan mudah pecah Menjaga kesehatan ikan dan tanaman mikro di air Menambah kadar oksigen terlarut dalam air Membentuk rumah bakteri baik yang akan mengubah nitrit menjadi nitrat Jenis Filter Aquarium Teman teman bisa menggunakan beberapa alternatif filter sesuai dengan fungsi dan peran nya, nah berdasarkan fungsi dan peran filter bagi aquarium dapat dibagi dalam beberapa kategori diantaranya adalah sebagai berikut 1. Filter Internal Filter Dalam Filter yang saya share ini adalah cocok untuk difungsikan sebagai filter internal. Pengertian filter internal adalah filter akuarium yang dicelupkan ke dalam akuarium. Biasanya filter internal aquarium itu mudah dipasang, hemat listrik, dan aliran air yang lebih kencang karena langsung dari sirkulasi air di dalam tempat yang sama. Filter aquarium internal ini diletakkan di dalam air aquarium nya langsung. Cara kerja filter internal ini biasanya menggunakan metode penyaringan mekanis dan biologis saja yaitu dengan menggunakan jaring bekas bungkus buah buahan didalamnya. Penyaringan biologis pada sistem filter internal ini dilakukan oleh bakteri bakteri pengurai yang akan tumbuh pada rongga rongga media filter berupa jaring bekas buah buahan. Kelebihan Filter Internal Filter internal akan menghasilkan semburan air yang kuat sehingga dapat meningkatkan oksigen terlarut dalam air Kekurangan Filter Internal Filter internal tidak bisa diterapkan untuk ikan ikan dengan ukuran kecil ataupun untuk pembenihan karena ikan kecil akan tersedot ke dalam filter internal. Kotoran akan cepat penuh di dalam filter internal sehingga media filter harus sering dibersihkan. Air akan cepat berubah warna menjadi kekuningan atau kecoklatan karena proses perubahan amoniak menjadi nitrit dilakukan di dalam media yang sama dengan ikannya dan tidak adanya proses kimiawi seperti pada media filter karbon aktif. Pemberian pakan atau pellet yang berlebihan juga bisa mengakibatkan hal hal demikian, untuk itu teman teman harus mana pellet yang kebanyakan sering mengakibatkan air keruh, mana yang tidak, teman teman bisa baca di postingan saya dengan judul perbandingan penggunaan pellet ikan koi atau bisa klik disini. 2. Filter Eksternal Filter Luar Filter eksternal adalah filter yang penempatan nya ditaruh di luar eksternal dari aquarium, jadi tidak masuk ke dalam aquarium, sehingga ada penghubung antara filter eksternal dan aquarium, biasanya dalam konteks ini memakai penghubung pompa, pipa atau selang sesuai dengan kapasitas pompa. Filter eksternal dibagi dalam beberapa jenis berdasarkan fungsinya, antara lain sebagai berikut A. Hang On Filter Filter Menggantung Hang On Filter ini diletakkan menggantung pada sisi aquarium, biasanya diletakkan pada sisi belakang aquarium, atau dalam kata lain hang on filter ini adalah filter portable, sangat mudah di bongkar pasang. Umumnya dipakai untuk aquarium - aquarium kecil dan untuk aquarium aquascape karena filter jenis ini mempunyai daya semburan yang rendah dan kapasitas media filter yang terbatas. Terkait sistem penyaringan jenis hang on filter yaitu secara mekanis, biologis, dan kimiawi karena tidak bercampur dengan air di dalam aquarium. B. Sponge Filter Filter Spon Filter Spon ini menggunakan spon saja sebagai penyaringan sehingga dinamakan sebagai sponge filter, penamaan yang mengambil dari media filter yang digunakan. Spon identik dengan sistem filtrasi yang menggunakan metode mekanis yaitu penyaringan kotoran padat dan halus untuk diproses secara biologis melalui penguraian oleh bakteri yang berkoloni di dalam rongga rongga spon. C. Filter Atas Top Filter Filter Atas ini merupakan filter default untuk jenis aquarium ikan kecil maksimal 30cm sehingga menjadikan filter yang paling terkenal di Indonesia. Filter Atas ini menggunakan pompa air yang diletakkan di dalam aquarium yang fungsinya untuk menarik air dari dalam aquarium sekaligus untuk mengalirkan air ke dalam box filter yang diletakkan diatas aquarium dan selanjutnya air akan jatuh dan kembali ke dalam aquarium dengan output air terjun. Hasil filtrasi menggunakan filter atas ini sangat bagus karena filter atas ini sudah menggunakan 3 sistem filtrasi yang baik yaitu sistem filtrasi mekanis dengan media busa kasar dicampur busa halus sistem filtrasi biologis dilakukan oleh bakteri baik yang tinggal di rongga - rongga spon, busa atau bioball sistem filtrasi kimiawi dengan menggunakan media filter karbon aktif dan batu zeolit Pemilihan Media Filter Setelah memahami tentang pengertian filter, jenis filter, fungsi dan peran filter bagi aquarium dan ikannya itu sendiri, kita sampai pada tahapan belajar dan berbagi paling akhir tentang filter yaitu bagaimana kita memilih dan menentukan media filter yang pas buat aquarium dan ikan kesayangan kita. Pada pembahasan sebelumnya sudah saya singgung sedikit tentang media filter yang baik untuk digunakan. Dari pengalaman saya memelihara ikan di aquarium, berikut ini saya share media filter yang baik secara alami dan murah meriah busa, sebaiknya tidak menggunakan busa, baik busa kasar maupun busa halus, kebanyakan busa yang beredar di pasar adalah busa warna putih untuk busa halus dan busa warna hijau untuk busa jenis kasar. Karena busa ini tidak bisa menyaring kotoran yang halus jadi semua kotoran ditampung oleh busa ini sehingga menjadi cepat penuh box filter nya. spon, sama dengan busa sebaiknya tidak digunakan, hanya saja sifat nya memantulkan air, sehingga tidak cocok untuk menjadi media filter internal kecuali diberikan pemberat yang cukup bisa menenggelamkan filter internal. karbon aktif, jika menggunakan filter eksternal, bagus juga digunakan, tetapi karbon aktif mempunyai masa manfaat, tidak bisa selamanya dipakai, masa manfaat tersebut berkisar antara 3 - 5 bulan pemakaian saja. batu zeolit, dia berfungsi sebagai rumah bakteri dan bisa digunakan untuk filter internal dan eksternal. Lebih baik untuk filter eksternal dengan diberikan bakteri starter pada saat awal penempatan batu zeolit. Batu zeolit tidak seperti busa, spon, dan bioball yang mudah ditemui di setiap penjual peralatan aquarium dan ikan hias, tidak semua memiliki koleksi batu zeolit. bioball, banyak dijumpai di toko ikan hias dan peralatan aquarium, merupakan media filter yang sangat populer di Indonesia. Media Filter ini dipakai dari aquarium sampai kolam besar, tentu karena fungsi dan peran nya yang cukup bisa diandalkan untuk filtrasi biologis sebagai rumah bakteri sekaligus sebagai filtrasi mekanis untuk menyaring kotoran padat dan hanya meloloskan kotoran halus saja. bioring, seperti bioball, banyak dijumpai di toko ikan hias dan peralatan aquarium, merupakan media filter yang sangat populer di Indonesia. Media Filter ini dipakai di aquarium saja. Berfungsi menjadi rumah bakteri baik. Bisa mengubah air kecoklatan menjadi bening dari zat yang dikandungnya sehingga hanya cocok untuk filter eksternal. Selain itu bioring juga mempunyai masa manfaat 3 - 5 bulan saja. Oiya saya sudah membuat video tentang Filter Gantung, Atas, Eksternal di Youtube Channel KiGoi, cek ke TKP dengan klik icon berikut ini ya, dijamin GRATIS TIS Penutup Jika teman teman adalah termasuk kategori orang yang suka nyari gratisan dan murah meriah, maka saya sarankan memakai filter internal dengan kelebihan dan kekurangan sebagaimana diatas dengan dipadukan dengan filter eksternal yang memiliki daya tampung minimal 30% dari kapasitas air aquarium utama. Jika teman teman ingin tahu rahasia nya kolam ikan koi bisa cling sebening kristal lebay, teman teman bisa klik disini. semoga bermanfaat enjoy sharing Koi untuk Persahabatan Salam, KiGoi ada koi, ada kopi Media filter jadi salah satu komponen utama buat sebuah akuarium. Tapi secara umum pengetahuan soal filtrasi memang masih sangat sedikit. Filtrasi itu ada 3 macam yaitu filter biologis, mekanis dan kimia. Terkadang orang tidak sadar kalo kehadiran ketiga macam filtrasi ini adalah sebuah kewajiban, tapi nyatanya masih banyak yang umumnya memakai filter mekanis saja sebagai penopang saringan air di akuariumnya. Urutan media filter harus kamu ketahui buat menjalankan sebuah sistem filtrasi yang baik. Karena kalo salah dikit, pertumbuhan bakteri dan penyaringan air di dalam akuarium-mu pasti tidak akan berjalan baik. Jadi gimana urutan filtrasi akuarium yang benar? Urutan filtrasi yang benar Filtrasi akuarium punya 3 penunjang yaitu filter mekanis, filter kimia dan filter biologis. Ketiganya berperan dengan sangat vital dan tidak boleh dipisahkan. Kalo bisa kamu harus menghadirkan mereka bertiga di dalam wadah filtermu. Untuk kamu yang belum tahu, inilah pengertian ketiga filtrasi Filter Kimia Banyak penghobi menggunakan media kimia untuk menghilangkan racun dan mengubah kadar kimia dalam air. Bila digunakan dengan benar, media kimia ditempatkan di bagian akhir filter. Jika media kimia ditempatkan terlebih dahulu, maka akan tersumbat dan perlu diganti jauh sebelum sifat penyaringan kimianya habis. Lebih penting lagi, menempatkan media kimia sebelum media biologis berarti sesuatu yang biasanya memberi makan para koloni bakteri akan dihilangkan sebelum waktunya, sebelum mencapai ke rumah bakteri. Akibatnya, bakteri akan lebih kecil kemungkinannya untuk berkembang biak di dalam media filter biologis. Menempatkan media filtrasi kimia pada tahap terakhir filter memastikan koloni bakteri tidak terpengaruh. Jenis media filtrasi kimia termasuk karbon aktif, zeolit, gambut, besi hidroksida, dan berbagai resin; semua dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas air. Filter mekanis Media filter mekanis harus ditaruh di urutan pertama dalam wadah filter agar bisa menerima aliran air yang murni terlebih dahulu. Semua air harus bersentuhan dengan bagian jaring filter ini sebelum mencapai media filter biologis atau kimia apa pun. Media mekanis dimaksudkan untuk menghilangkan partikel yang lebih besar dari air, sehingga menghilangkan penyumbatan di area lain dari filter. Menempatkannya di urutan pertama memungkinkan sebagian besar kotoran tersaring sebelum air mengalir ke media filter lainnya. Jenis media filtrasi mekanis termasuk filter wool atau floss, bonded pads, atau sponges. Sementara beberapa di antaranya juga dapat berfungsi ganda sebagai media biologis, penting untuk diingat bahwa setiap media filter mekanis harus sering dilepas dan diganti, sehingga beberapa koloni bakteri akan hilang. Filter Biologis Media biologis bio-media biasanya ditempatkan setelah media mekanis tetapi sebelum media kimia, jadi posisinya ditengah. Media biologis tidak boleh tersumbat, karena berfungsi sebagai substrat yang tepat untuk koloni bakteri yang menguntungkan. Jika tersumbat, aliran oksigen akan terhambat, membuat koloni bakteri berisiko mati. Media filtrasi biologis seperti rumah mewah untuk bakteri. Jenisnya ada banyak, termasuk cincin keramik, spons, bantalan, bioball dan pasir, juga kerikil. Perlu diingat bahwa beberapa bahan ini juga dapat digunakan sebagai media mekanis. Benda-benda berpori ini memiliki luas permukaan yang tinggi sambil tetap memungkinkan aliran air dan cahaya melewatinya; mereka membuat rumah yang sangat baik untuk bakteri. Berbagai spesies bakteri tumbuh menjadi koloni sehat di seluruh permukaan bio-media. Di sana, mereka membantu memecah memakan berbagai racun dalam air akuarium. Bakteri yang menyukai amonia, nitrat, dan nitrit menghilangkan sejumlah besar racun ini, seperti yang mereka lakukan di ekosistem alami. Koloni bakteri juga mengkonsumsi padatan organik terlarut seperti protein, gula, dan senyawa lain yang mengandung karbon. Jadi urutan yang benar dalam sebuah media filter adalah filtrasi mekanis di chamber urutan pertama, lalu filtrasi biologis di chamber kedua, dan terakhir ada filtrasi kimia. Macam-macam filter ini bisa kamu temukan di toko ikan terdekat. Jadi tidak perlu khawatir dalam mendapatkan filter yang bagus.