KeretaApi Gumarang adalah kereta api yang mempunyai rute Stasiun Pasar Senen Jakarta - Stasiun Surabaya Pasar Turi (PP). Kereta ini menawarkan dua jenis gerbong yaitu gerbong eksekutif dan juga bisnis. Dengan memiliki waktu tempuh rata-rata 11 jam, Gumarang mampu melaju melewati 725 KM. 12Agustus 2007, kereta api Gumarang jurusan Surabaya-Jakarta di dusun Kramat, Pada tanggal 30 Oktober 2008, KRL Ekonomi AC 421 yang dilayani KRL eks Toei 6000 rangkaian 6181F ditabrak dari belakang oleh KA barang Antaboga 1001 di antara stasiun Kemayoran dan Kampung Bandan. 5E794c. - PT Kereta Api Indonesia Persero atau KAI memiliki empat kelas untuk mengakomodasi penumpang. Keempat kelas tersebut meliputi KA luxury, eksekutif, bisnis, dan ekonomi. VP Public Relations PT KAI Persero Joni Martinus mengatakan perbedaan kelas KA tersebut adalah pada fasilitas, kapasitas gerbong, tempat duduk, dan tarif tiket. “Kelas KA Ada luxury, eksekutif, bisnis, dan ekonomi,” terangnya kepada Rabu 13/7/2022. Baca juga Bagaimana Pilih Kursi Kereta Api agar Tak Hadap Mundur? Dari keempat kelas KA tersebut, KA ekonomi memiliki tempat duduk paling banyak yakni 80-106 kursi. Dengan demikian, jarak antar penumpang pun semakin sempit dibandingkan KA luxury, eksekutif, dan bisnis. Terpisah, Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Supriyanto menuturkan KA ekonomi mempunyai tiga tipe gerbong. “Kelas ekonomi ada tipe ekonomi SS, tipe ekonomi package, dan tipe ekonomi AC split,” terangnya. 3 tipe kereta api ekonomi dan perbedaannya AGUSTIAN Suasana Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Mengetahui perbedaan kelas kereta api dan fasilitasnya bisa membantu kita memilih kelas yang tepat untuk perjalanan. Berikut penjelasan masing-masing tipe KA ekonomi. Perbedaannya ketiga tipe gerbong KA ekonomi tersebut adalah pada tempat duduk. Sementara itu, fasilitas lainnya serupa yakni colokan listrik, pendingin udara, dan toilet. Baca juga Demi Keselamatan, Ingat Hal Ini Saat Lintasi Rel Kereta Api 1. Tipe KA ekonomi SS Tipe KA ekonomi SS juga disebut dengan KA ekonomi premium. Kapasitas tempat duduk berjumlah 80 kursi dengan formasi 2x2. “Tipe ekonomi SS isi 80 tempat duduk, 2-2,” ujar Supriyanto. Dok. PT KAI Daop VI Yogyakarta Ilustrasi kereta api ekonomi SS atau ekonomi premium. Mengetahui perbedaan kelas kereta api dan fasilitasnya bisa membantu kita memilih kelas yang tepat untuk perjalanan. Bedanya dengan kelas KA ekonomi package dan AC split, tempat duduk kereta KA ekonomi SS tidak saling berhadapan kecuali kursi bagian tengah. Jadi, tempat duduk KA ekonomi SS terbagi menjadi dua dalam satu gerbong. Setengah tempat duduk sejalan dengan arah laju kereta, sebagian melawan arah laju kereta. Baca juga Pelaku Pelecehan Tidak Bisa Lagi Naik Kereta Api 2. Tipe ekonomi package Tipe KA ekonomi package terdiri dari 80 tempat duduk dengan formasi 2x2. Bedanya dengan KA ekonomi premium adalah tempat duduk KA ekonomi package saling berhadapan antar penumpang. “Tipe ekonomi package isi 80 tempat duduk, 2-2,” katanya. Baca juga Mengalami Pelecehan Saat Naik Kereta, Ini Cara yang Bisa Dilakukan PT KAI Daop VI Yogyakarta Ilustrasi kereta api ekonomi tipe package. Mengetahui perbedaan kelas kereta api dan fasilitasnya bisa membantu kita memilih kelas yang tepat untuk perjalanan. 3. Tipe ekonomi AC split KA ekonomi AC split memiliki kapasitas tempat duduk paling banyak yakni 106 kursi. Terdapat formasi kursi 2x2 dan 3x3 yang saling berhadapan antar penumpang. “Tipe ekonomi AC split isi 106 tempat duduk, 2-2 dan 3-3,” tuturnya. Dok. PT KAI Daop VI Yogyakarta Ilustrasi kereta api ekonomi tipe AC split. Mengetahui perbedaan kelas kereta api dan fasilitasnya bisa membantu kita memilih kelas yang tepat untuk perjalanan. Tidak dirincikan dalam tiket Supriyanto juga menjelaskan bahwa KAI tidak merincikan jenis rangkaian gerbong KA ekonomi dalam pembelian tiket. Ia melanjutkan, penggunaan rangkaian gerbong KA ekonomi dilakukan secara bergantian. “Tidak dispesifikkan di tiket, karena rangkaian sarananya bisa bergantian. Jadi di tiket tidak ada ketentuan ekonomi SS atau package,” katanya. Dok. Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Penumpang kereta api di Stasiun Pasar Senen pada mudik Lebaran 2022 Meski terdapat perbedaan tempat duduk, namun Supriyanto menuturkan tidak ada penurunan pelayanan. Sebab, semua tipe gerbong tersebut masih berada dalam satu kelas, yakni KA ekonomi. “Untuk penggunaan rangkaian kereta ekonomi SS maupun ekonomi package, bahwa dalam hal ini tidak ada penurunan pelayanan, masih sama-sama layanan kelas ekonomi,” ujarnya. Baca juga Kereta Panoramic Hanya Beroperasi sampai Besok, Apa Alasannya? Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Hai travelmen, jumpa lagi di postingan kereta api berikutnya. Kali ini aku bakalan review mengenai perbedaan KA Gumarang bisnis dan eksekutif. Kereta yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen Jakarta ke Stasiun Surabaya Pasar Turi ini memang menjadi idaman banyak orang karena harganya yang cukup ramah di kantong dibandingkan dengan kereta lainnya. Mau tau gak bedanya gerbong bisnis dan eksekutif? Kira-kira lebih worth it yang mana ya? Yuk cek ulasannya..Kereta Api Gumarang adalah kereta api yang mempunyai rute Stasiun Pasar Senen Jakarta – Stasiun Surabaya Pasar Turi PP. Kereta ini menawarkan dua jenis gerbong yaitu gerbong eksekutif dan juga bisnis. Dengan memiliki waktu tempuh rata-rata 11 jam, Gumarang mampu melaju melewati 725 kereta ini sudah pernah aku review di video youtubeku, jadi kalau kalian mau liat penampakan videonya bisa cek video berikut yaa..KA Gumarang Bisnis rute Jakarta-Surabaya memiliki tiket seharga Rp sedangkan untuk kelas eksekutif seharga Rp Buat kali ini aku bakal membahas mengenai keduanya, namun saat itu aku membeli kelas eksekutif supaya bisa mereview kereta ini dengan pelayanan yang yang paling murah di kereta ini adalah kelas bisnis. Bedanya dengan kelas ekonomi adalah susunan bangku nya. Biasanya kalau kelas ekonomi lain, rata-rata menggunakan kursi 3-2 dengan berharap-harapan. Bedanya di KA Gumarang Bisnis ini adalah kursinya menggunakan 2-2 dan menghadap ke satu arah. Jadi lebih nyaman dan tidak berdesak-desakan. Soalnya kalau di kelas ekonomi lain pasti dengkul ketemu dengkul, iya gak? hehe..Buat penyimpanan barang di kabin mirip dengan kelas bisnis dan ekonomi di kereta lainnya. Pendingin ruangan di tiap gerbong juga membantu agar penumpang tidak kepanasan saat melakukan perjalanan. Buat perjalanan ke Surabaya dari Jakarta dengan harga 300 ribuan, saya rasa sudah cukup worth it. Apalagi kursinya bisa dimundurkan sandarannya, jadi gak tegang 90 derajat gitu. Tapi jelas karena sandarannya gabung dengan sebelahnya, jadi harus saling pengertian ya. Biar ga rebutan naik turunin sandaran. Tapi lebih dari masalah itu, mantep kan dengan harga segini?Gak hanya itu, kereta ini juga ada versi eksekutifnya. Ini buat kalian yang memang ingin perjalanan bisnis atau menghemat tenaga. KA Gumarang Eksekutif bisa jadi opsi pilihannya. Dengan 400 ribuan kalian bisa dapetin kursi yang empuk dan juga sandaran yang bisa diturunkan biar tidurnya enak. Oh ya tingkat empuknya yaitu empuuukkk banget! Interiornya juga terlihat elegan dan juga siap menampung barang bawaan kalian untuk perjalanan. Kelebihan lainnya adalah kalian bakal dapetin selimut di perjalanan supaya makin nyenyak tidurnya itu aku banget sih. Jadi walaupun AC nya dingin, selimut bisa membantu kalian menemukan titik nyaman hingga sampai ketempat tujuan. Ruang kaki untuk selonjoran juga lebih luas, jadi gak mepet sama bangku depannya. Akan terasa mantep lagi kalo pas sebelahnya kosong, berasa milik sendiri hehehe.. tapi pastiin bener-bener gaada orangnya ya, jangan jadi penumpang yang ngeselin wkwkDi gerbong eksekutif juga ada hiburan seperti televisi, namun saya lupa melihat apakah gerbong bisnis ada atau tidak. Untuk susunan kursi, kelas eksekutif bisa diputar balik sehingga berhadap-hadapan. Untuk kelas bisnis, saat saya berangkat kursinya tidak ada yang dibalik. Tapi info dari teman saya, bisa diputar balik juga. Kalau kalian ada info, bisa komentar dibawah ya, “apakah kursi KA Gumarang Bisnis bisa diputar balik atau engga?”Nah buat kamar mandi, cukup bersih untuk standar kereta sih. Tapi ada bagian yang kotor dan juga karat di beberapa peralatan. Harusnya bisa jadi intropeksi manajemennya agak memberikan yang terbaik sehingga diganti yang baru. Wastafel dan sabun yang penuh jadi nilai plus tersendiri yang membuktikan hal sekecil itu tidak dilupakan. Petugas kebersihannya juga cukup sigap. Bagus!Oke itu dulu ya review KA Gumarang kali ini, kalau kalian memang ingin menikmati perjalanan dan ingin beristirahat bisa memilih opsi kelas eksekutif. Tapi kalau kalian ingin menghemat pengeluaran dengan pelayanan yang cukup, bisa memilih KA Gumarang kelas Bisnis. Pokoknya ga bakal rugi sih. So, stay positive and keep traveling! Sampai jumpa di postingan berikutnya.. Kereta Api Gumarang PT Kereta Api Indonesia Persero menghadirkan KA Gumarang sebagai layanan kereta api kelas campuran, khusus koridor Stasiun Pasar Senen Jakarta – Stasiun Surabaya Pasar Turi. Berada di bawah pengelolaan Daerah Operasi I Jakarta, KA Gumarang melayani perjalanan antarkota ini sebanyak satu kali sehari, pulang pergi. Dengan jarak sekitar 560 kilometer, waktu tempuh KA Gumarang untuk sekali perjalanan adalah kurang lebih 11 jam, pada kecepatan rata-rata kereta 70 – 100 kilometer per jam. Setiap harinya, KA Gumarang berangkat pukul 1545 dari Stasiun Pasar Senen Jakarta untuk tiba di Stasiun Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 0300. Sebaliknya, KA Gumarang dari Surabaya akan berangkat dari Stasiun Pasar Turi pukul 1530 untuk tiba di Stasiun Pasar Senen Jakarta kurang lebih pukul 0230. Pada rute ini, KA Gumarang akan melewati jalur sepanjang Pantai Utara Jawa yang memiliki pemandangan indah. Beberapa stasiun persinggahan dalam perjalanan ini antara lain adalah Stasiun Cirebon, Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan, Stasiun Semarang, Stasiun Cepu, Stasiun Bojonegoro, dan Stasiun Lamongan. Umumnya, kereta api kelas campuran di Jakarta akan berangkat dari Stasiun Jakarta Kota dan Stasiun Gambir. Sementara itu, KA Gumarang termasuk satu-satunya kereta api kelas campuran yang memiliki titik keberangkatan Jakarta dari Stasiun Pasar Senen. Dalam satu kali perjalanan, KA Gumarang mampu membawa kurang lebih 550 penumpang dari kelas eksekutif, bisnis, maupun ekonomi. Sementara itu, merujuk pada data statistik, KA Gumarang tercatat membawa hingga total penumpang per hari. Tiket kereta Gumarang tersedia dengan berbagai tingkat harga. Variasi ini tergantung pada kelas kereta, subkelas kereta, waktu pemesanan tiket, maupun waktu perjalanannya. Untuk kelas ekonomi, kisaran harga tiket mulai dari termurah yaitu hingga termahal Untuk kelas bisnis, tiket KA Gumarang tersedia dalam kisaran harga termurah dan termahal Sementara untuk kelas eksekutif, harga tiket KA Gumarang ditawarkan sekitar – per penumpang. Khusus untuk rute yang lebih pendek, misalnya Jakarta – Cirebon, tiket KA Gumarang tersedia dari berbagai kelas dengan variasi harga mulai dari hingga Jadwal Kereta Api Gumarang Surabaya - Jakarta StasiunKedatanganKeberangkatanSurabaya Kereta Api Gumarang Jakarta - Surabaya StasiunKeda Menarik tentang Kereta Api Gumarang Asal NamaTerdapat dua cerita yang mengisahkan asal usul nama Gumarang. Pertama, nama Gumarang diambil dari nama banteng sapi hutan yang gagah berani. Di sisi lain, ada pula yang mengatakan bahwa nama Gumarang berasal dari nama seekor kuda yang terdapat dalam legenda Minangkabau berjudul Cindua KeretaKA Gumarang beroperasi pertama kali pada 20 Mei 2001. Konon, kereta ini dulunya memiliki nama Kereta Api Jayabaya Utara dengan fokus layanan penumpang kelas bisnis. Sebagai salah satu kereta yang melayani tiga kelas dalam satu rangkaian, KA Gumarang merupakan salah satu kereta api yang paling diminati masyarakat, terutama untuk kebutuhan KeretaDalam operasionalnya selama ini, KA Gumarang menggunakan empat jenis lokomotif, yaitu CC201, CC203, CC204, dan CC206. Dalam satu rangkaian, KA Gumarang akan membawa satu lokomotif, satu kereta makan, satu kereta pembangkit atau kereta makan pembangkit, satu kereta bagasi kargo/parcel, dua gerbong kereta Ekonomi AC, tiga gerbong kereta Bisnis AC, dan tiga gerbong kereta Eksekutif Reguler. Satu kereta ekonomi berisi 104 tempat duduk, sementara satu kereta bisnis berisi 64 tempat duduk dan satu kereta eksekutif berisi 50 tempat duduk. Sebagai kereta kelas campuran, fasilitas yang tersedia di semua kelas KA Gumarang antara lain minimal dua unit AC, toilet, bagasi, stopkontak, dan tempat duduk berlapis kulit atau sofa.